Memasuki penghujung tahun, kebutuhan energi masyarakat biasanya meningkat. Oleh karena itu, tarif listrik PLN November–Desember 2025 kembali menjadi perhatian. Namun, Pemerintah melalui Kementerian ESDM memastikan bahwa tarif listrik pada periode ini tidak mengalami kenaikan untuk seluruh golongan pelanggan.
Kebijakan Pemerintah: Tarif Stabil Hingga Akhir 2025
Untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, pemerintah memutuskan tidak menaikkan tarif listrik, baik untuk pelanggan rumah tangga, bisnis, industri, fasilitas publik, hingga pelanggan bersubsidi.
Selain itu, keputusan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengatur pengeluaran rumah tangga, terutama menjelang akhir tahun ketika kebutuhan cenderung meningkat.
Manfaat Stabilnya Tarif Listrik bagi Pelanggan dan Pelaku Usaha
Lebih lanjut, stabilnya tarif listrik memberikan sejumlah manfaat, antara lain:
- Bagi pelanggan bersubsidi, kebijakan ini menjadi angin segar karena tarif tetap terjangkau.
- Bagi pelaku usaha dan industri, tarif yang tidak berubah membantu perencanaan operasional tanpa kekhawatiran lonjakan biaya energi.
- Bagi pemerintah daerah dan fasilitas publik, stabilitas tarif memudahkan pengelolaan anggaran.
Dasar Penetapan Tarif Listrik November–Desember 2025
PLN tetap menerapkan tarif yang sama dengan kuartal sebelumnya setelah mempertimbangkan faktor ekonomi seperti:
- tingkat inflasi,
- nilai tukar rupiah,
- harga energi global.
Dengan demikian, tarif listrik dapat terus stabil hingga akhir tahun.
Daftar Lengkap Tarif Listrik PLN November–Desember 2025
Berikut rincian tarif yang berlaku untuk seluruh golongan pelanggan PLN, mengutip dari laman resmi PLN.
1. Golongan Rumah Tangga Bersubsidi
| Golongan | Tarif |
|---|---|
| R-1/TR 450 VA | Rp 415 per kWh |
| R-1/TR 900 VA Bersubsidi | Rp 605 per kWh |
2. Golongan Rumah Tangga Non-Subsidi
| Golongan | Tarif |
|---|---|
| R-1/TR 900 VA RTM | Rp 1.352 per kWh |
| R-1/TR 1.300 VA | Rp 1.444,70 per kWh |
| R-1/TR 2.200 VA | Rp 1.444,70 per kWh |
| R-2/TR 3.500–5.500 VA | Rp 1.699,53 per kWh |
| R-3/TR ≥ 6.600 VA | Rp 1.699,53 per kWh |
3. Golongan Bisnis
| Golongan | Tarif |
|---|---|
| B-2/TR 6.600–200 kVA | Rp 1.444,70 per kWh |
| B-3 (TM/TT > 200 kVA) | Rp 1.114,74 per kWh |
4. Golongan Industri
| Golongan | Tarif |
|---|---|
| I-3/TM > 200 kVA | Rp 1.114,74 per kWh |
| I-4/TT ≥ 30.000 kVA | Rp 996,74 per kWh |
5. Golongan Pemerintah / Fasilitas Umum
| Golongan | Tarif |
|---|---|
| P-1/TR 6.600–200 kVA | Rp 1.699,53 per kWh |
| P-2/TM > 200 kVA | Rp 1.522,88 per kWh |
| P-3/TR (PJU) | Rp 1.699,53 per kWh |
6. Golongan Sosial
| Golongan | Tarif |
|---|---|
| S-1/TR 450 VA | Rp 325 per kWh |
| S-1/TR 900 VA | Rp 455 per kWh |
Kesimpulan: Tarif Stabil, Pengeluaran Lebih Terkendali
Secara keseluruhan, tarif listrik yang stabil hingga Desember 2025 memberikan kepastian bagi masyarakat, pelaku usaha, dan industri. Dengan mengetahui daftar tarif lengkap di atas, pelanggan dapat mengatur penggunaan listrik lebih efektif dan menyesuaikannya dengan kebutuhan daya masing-masing.




Users Today : 26
Total Users : 14419
Views Today : 50
Total views : 45359